Senin, 30 April 2012

30 april 2012

ditanggal ini tuh rasanya benerbener random . ada seneng sedih(sakit) segala rupa , rindu #eh

pada siang saat itu anak kelas semua main kerumah tama buat latihan mandiri . sedikit cerita tentang rumah tama , rumah tama tuh asik , unik , teduh pokonya enak banget . betah .

dirumah tama tuh kita semua bercanda tawa ria , naik pohon kersen lah , makan buah coklat , makan baso segala rupa . ga lupa di rumah tama pun kita semua latihan mandiri . 

setelah jam menunjukan pukul jamset 5 , diluar hujan . jam itu menujukan bahwa aku harus pergi doktrer gigi .... 
hati begitu terkoyak , langkah kaki begitu berat . tapi aku harus pergi 
dengan kondisi diluar hujan , terpaksa aku ujan-ujanan , berlalri menyusuri jalan . di tengah jalan aku pun  terpleset . 

sampai lah aku di dokter gigi dengan basah kuyup , bokong pun terasa sakit karena terpelest . hati begitu berdebar karena hari ini aku akan di cabut gigi dengan paksa .... 

DI CABUT GIGI DENGAN PAKSA !!!

entah sudah berapa lama aku ga berurusan lagi dengan dokter cabut gigi ini , aku kira setelah gigi di pagerin ini ga akan dateng lagi . ternyata salah !! terhitung sudah 4 gigi sudah di cabut dengan paksa ! aaah 

nama aku pun dipanggil . rasanya hati pun berdebar-debar , dengan bekal mental yang segedel upil kucing . "inilah saatnya!"


aku pun duduk dikursi yang entah bagaimana lagi aku harus menjelaskan nya . dokter mengeluarkan suntikan nya , setelah disuntik . aku pun kumur - kumur sambil mengumpulkan mental .
kemudian aku pun duduk kembali , proses pencabutan gigi akan dimulai ! dengan posisi bokong yang sudah siap pada posisi nya , cengkraman tangan yang sudah pas untuk menjalankan misi ini , dengan mental yang ku kira cukup untuk hal ini . aku pun siap !
lalu dokter mendorng gigi ku dengan alatnya , lalu dokter pun memulai aksi ini dengan alat nya . gigi ku pun diputar ke kiri kanan dengan tenaga kuda yang dia punya . gigiku diputar lagi ke kiri ke kanan , rasanya seperti perasaan yang di permainkan , tanganku menggenggam erat pada kaki kursi dengan posisi bokong yang sudh tidak nyaman lagi . pada akhirnya gigi itu ditarik kebawah dan terlepas dari gusi dan..... tarik nafas embuskan . 

0 komentar:

Posting Komentar

© 2025 whatever, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena